Langsung ke konten utama

Hasil Lomba Adzan Tahun 2014

LOMBA ADZAN
DALAM RANGKA MEMPERINGARI MAULUD NABI MUHAMMAD SAW
TAHUN 1435 H








NO
NAMA PESERTA
Kelas
NILAI
JUMLAH
1
FRENGKI DWI IRAWAN
9A
95
81
176
2
M RIDWAN
7A
91
79
170
3
SETIAWAN AGUS WAHYUDI
9B
92
76
168
4
ALI SUTRISNO
8B
89
78
167
5
BAMBANG EKO
8E
91
76
167
6
M.NANANG
8A
90
76
166
7
RIKI EGA PRATAMA
9C
88
74
162
8
AHMAD TOHARI
8B
88
73
161
9
BENI ANDRI ANTO
9C
88
73
161
10
IMAM SIBAWAHI
8C
85
75
160
11
DANDI
8B
82
78
160
12
FREDI K
8C
86
74
160
13
ANGGA SAPUTRA
9D
88
72
160
14
BATHI W
7B
88
71
159
15
M AMIRUL M
7E
86
72
158
16
ADE EKI
8C
86
71
157
17
M RIZAL ADI
7F
83
73
156
18
ALDIN NUR
7D
84
72
156
19
AHMAD FAUZI
9B
82
73
155
20
ABDUL AZIS
8D
81
74
155
21
YUSUP B
7B
79
76
155
22
M. SOPYAN
9D
82
72
154
23
ANDRE MISBAHUL MUNIR
9D
80
73
153
24
DIMAS ADI
7C
82
71
153
25
AHSIN KHOLILUR ROHMAN
9A
80
71
151
26
M IQBAL NAHDLIANSYAH
9A
80
71
151
27
M ILHAM M
7B
78
72
150
28
AGIL THORIQ
7C
0
0
0
29
JAYA SUPRASTYO
9A
0
0
0
30
ALDI RIYADI
9C
0
0
0
31
M AGUS WIJANARKO
7B
0
0
0
32
ARMADA S
8D
0
0
0







JURI 1
= Drs. Darko



JURI 2
    = Moch. Hartin S,Pd



Komentar

Postingan populer dari blog ini

COACHING DALAM SUPERVISI AKADEMIK STRATEGI MENGEMBANGKAN POTENSI COACHEE

A. Pemikiran reflektif terkait pengalaman belajar Dalam modul 2.3 ini saya belajar tentang Coaching untuk Supervisi Akademik. Supervisi akademik dilakukan untuk memastikan  pembelajaran yang berpihak pada murid dan untuk m engembang k an kompetensi diri dalam setiap pendidik di sekolah . P emimpin sekolah yang dapat mengidentifikasi kebutuhan pengembangan kompetensi diri dan orang lain dengan menggunakan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan tersebut. P endekatan yang digunakan adalah pendekatan yang diawali dengan paradigma berpikir yang memberdayakan , hal ini mutlak diperlukan agar pengembangan diri dapat berjalan secara berkelanjutan dan terarah. Salah satu pendekatan yang memberdayakan adalah  coaching .   Coaching  didefinisikan sebagai sebuah proses kolaborasi yang berfokus pada solusi, berorientasi pada hasil dan sistematis, dimana  coach  memfasilitasi peningkatan atas performa kerja, pengalaman hidup, pembelajaran diri, dan pertumbuhan pribad...

Dilema Etika, tantangan Pemimpin dalam pengambilan Keputusan yang Berbasis Nilai-nilai Kebajikan

    Sebagai seorang pemimpin tentu selalu dihadapkan pada sebuah keadaan yang harus mengambil keputusan. Dalam pengambilan keputusan pemimpin dapat menggunakan berbagai pertimbangan yang telah dianalisa dampak dan manfaatnya. Filosofi Ki Hajar Dewantara dengan Pratap Triloka dapat digunakan Pemimpin dalam pengambilan Keputusan. Patrap Triloka adalah sebuah konsep pendidikan yang digagas oleh Suwardi Suryaningrat (alias Ki Hadjar Dewantara) selaku pendiri organisasi pergerakan nasional Indonesia yaitu Taman Siswa. Konsep pendidikan ini digagas Suwardi Suryaningrat atas dasar kajiannya terhadap ilmu pendidikan (pedagogi) yang diperoleh dari tokoh pendidikan ternama mancanegara, yaitu Maria Montessori dari Italia dan Rabidranath Tagore dari India. Konsep ini menjadi prinsip dasar para guru dalam melakukan pendidikan di Taman Siswa. Terdapat tiga unsur penting dan terkenal dalam Patrap Triloka, yaitu: (1) Ing ngarsa sung tulada, yang artinya "yang di depan memberi teladan", (2) I...

Koneksi Antar Materi Modul 1.4 Budaya Positif

    Setelah saya mempelajari modul 1.4 tentang budaya positif membuat Saya semakin yakin dan percaya bahwa proses tak kan pernah mengkhianati hasil. Bismillah, dalam berproses memahami, memaknai, menyelesaikan semua materi dan tugas yang menjadi tantangan tersendiri untuk saya membuat saya semakin yakin dan mantap untuk terus menjadi pemelajar sejati, meningkatkan kompetensi diri sebagai pribadi dan pendidik yang dapat berperan dan memberikan kebermanfaatan lebih banyak kepada murid, teman sejawat, orang tua, dan masyarakat.            Saya menjadi lebih percaya diri untuk terus melakukan aksi nyata untuk menyebarkan virus kebajikan, menciptakan budaya positif baik di rumah, di sekolah, dan dimana saja diantaranya: berdoa sebelum melakukan kegiatan, membudayakan 5S (senyum, salam, sapa, sopan dan santun), Membiasakah Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan peduli lingkungan serta alam sekitar, berusaha melaksanakan tugas, kewajiban dan...