Langsung ke konten utama

DAFTAR PESERTA UKG 2013 YANG BELUM VERIFIKASI

PENGUMUMAN :
Mohon bagi calon peserta UKG (Terlampir) untuk melakukan croscek data, data ini hasil upload dari AP2SG peserta UKG 2013
ingat, dalam aplikasi AP2SG yang bisa dirubah hanya
1. Beban Mengajar
2. Mapel Sertifikasi
Jika ada yang mau merubah mapel sertifikasinya segera lapor ke Dinas Pendidikan Bid. Ketenagaan dengan surat pernyataan pindah mapel sertifikasi bermeterai 6000
Resiko jika merubah mapel sertifikasi, maka Guru tersebut harus mengikuti UKG lagi di tahun 2014.

terakhir update data tgl. 7 Februari 2014. Informasikan jika ada PTK tersebut diatas yang sudah tidak aktif (meninggal, keluar, dsb) (surat resmi dari UPTD/Kepala Sekolah
terima kasih, Jika dalam batas akhir tgl tersebut tidak ada yg melapor kami anggap tidak ada perubahan (final)

Info lebih lanjut bisa ke Bidang Ketenagaan, Dinas Pendidikan Kab. Bojonegoro.
Data Peserta UKG 2013 BELUM VERIFIKASI
disdikda@bojonegorokab.go.id (Admin Dinas Pendidikan Kab. Bojonegoro) 05 Feb, 2014



Komentar

  1. alhamdulillah blog smp semakin banyak infonya ...

    BalasHapus
  2. alhamdulillah blog smp semakin banyak infonya ...

    BalasHapus

Posting Komentar

Terimakasih atas kunjunganya dan harap memberikan kritik, saran yang mendukung.

Postingan populer dari blog ini

COACHING DALAM SUPERVISI AKADEMIK STRATEGI MENGEMBANGKAN POTENSI COACHEE

A. Pemikiran reflektif terkait pengalaman belajar Dalam modul 2.3 ini saya belajar tentang Coaching untuk Supervisi Akademik. Supervisi akademik dilakukan untuk memastikan  pembelajaran yang berpihak pada murid dan untuk m engembang k an kompetensi diri dalam setiap pendidik di sekolah . P emimpin sekolah yang dapat mengidentifikasi kebutuhan pengembangan kompetensi diri dan orang lain dengan menggunakan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan tersebut. P endekatan yang digunakan adalah pendekatan yang diawali dengan paradigma berpikir yang memberdayakan , hal ini mutlak diperlukan agar pengembangan diri dapat berjalan secara berkelanjutan dan terarah. Salah satu pendekatan yang memberdayakan adalah  coaching .   Coaching  didefinisikan sebagai sebuah proses kolaborasi yang berfokus pada solusi, berorientasi pada hasil dan sistematis, dimana  coach  memfasilitasi peningkatan atas performa kerja, pengalaman hidup, pembelajaran diri, dan pertumbuhan pribad...

Dilema Etika, tantangan Pemimpin dalam pengambilan Keputusan yang Berbasis Nilai-nilai Kebajikan

    Sebagai seorang pemimpin tentu selalu dihadapkan pada sebuah keadaan yang harus mengambil keputusan. Dalam pengambilan keputusan pemimpin dapat menggunakan berbagai pertimbangan yang telah dianalisa dampak dan manfaatnya. Filosofi Ki Hajar Dewantara dengan Pratap Triloka dapat digunakan Pemimpin dalam pengambilan Keputusan. Patrap Triloka adalah sebuah konsep pendidikan yang digagas oleh Suwardi Suryaningrat (alias Ki Hadjar Dewantara) selaku pendiri organisasi pergerakan nasional Indonesia yaitu Taman Siswa. Konsep pendidikan ini digagas Suwardi Suryaningrat atas dasar kajiannya terhadap ilmu pendidikan (pedagogi) yang diperoleh dari tokoh pendidikan ternama mancanegara, yaitu Maria Montessori dari Italia dan Rabidranath Tagore dari India. Konsep ini menjadi prinsip dasar para guru dalam melakukan pendidikan di Taman Siswa. Terdapat tiga unsur penting dan terkenal dalam Patrap Triloka, yaitu: (1) Ing ngarsa sung tulada, yang artinya "yang di depan memberi teladan", (2) I...

Koneksi Antar Materi Modul 1.4 Budaya Positif

    Setelah saya mempelajari modul 1.4 tentang budaya positif membuat Saya semakin yakin dan percaya bahwa proses tak kan pernah mengkhianati hasil. Bismillah, dalam berproses memahami, memaknai, menyelesaikan semua materi dan tugas yang menjadi tantangan tersendiri untuk saya membuat saya semakin yakin dan mantap untuk terus menjadi pemelajar sejati, meningkatkan kompetensi diri sebagai pribadi dan pendidik yang dapat berperan dan memberikan kebermanfaatan lebih banyak kepada murid, teman sejawat, orang tua, dan masyarakat.            Saya menjadi lebih percaya diri untuk terus melakukan aksi nyata untuk menyebarkan virus kebajikan, menciptakan budaya positif baik di rumah, di sekolah, dan dimana saja diantaranya: berdoa sebelum melakukan kegiatan, membudayakan 5S (senyum, salam, sapa, sopan dan santun), Membiasakah Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan peduli lingkungan serta alam sekitar, berusaha melaksanakan tugas, kewajiban dan...