Langsung ke konten utama

Program Kerja Kader Publikasi


A.      Nama Kegiatan
Kader  Publikasi program Adiwiyata SMPN  1 sukosewu
B.      Latar Belakang
Peran serta Kader Publikasi ini sangat diperlukan dalam rangka mengenalkan  Program Adiwiyata pada lingkungan masyarakat  sekitar khususnya warga sekolah dan seluruh masyarakat bahkan di lingkungan sekolah se-kabupaten Bojonegoro.
Konsep Adiwiyata yang dikembangkan di SMPN 1 Sukosewu merencanakan kegiatan kegiatan yang terbagi dalam beberapa kader.Diantaranya Kader Sanitasi, Sampah, Pertanian, Perikanan, Kantin sehat, Kerohanian, UKS dan Kader yang  bertugas untuk menyebarluaskan Konsep adiwiyata ini adalah Kader Publikasi. Dalam Publikasi ini akan kita bagi menjadi dua bagian yaitu publikasi melalui  Mading sekolah  dan juga media ONLINE ( Blog sekolah).
C.      Dasar Kegiatan
1.       Visi sekolah :Berbudi pekerti luhur ,berprestasi ,terampil,berbudaya peduli lingkungan ,berdasar kaniman dan taqwa  .   
2.       SK Kepala SMPN 1 Sukosewu Nomor 422/190/412.201.38/2017 tentang susunan TIM Sekolah Adiwiyata   tahun pelajaran 2017/2018.
D.      Tujuan Kegiatan
Menyebar luaskan Pelaksanaan Konsep Sekolah Adiwiyata di SMPN 1 SUKOSEWU ke seluruh  Warga masyarakat agar mereka semua lebih mengenal  secara  dekat dengan Salah satu  Sekolah yang mendukung program Kementerian Lingkungan hidup dalam upaya melestarikan lingkungan.

E.       Hasil yang diharapkan
Publikasi yang meluas melalui majalah sekolah , media online  diharapkan sampai kepada sasaran yaitu masyarakat yang nantinya sangat diharapkan peran sertanya dalam mendukung berbagai kegiatan yang telah diprogramkan di sekolah  dan harapann terbesar yaitu Konsep sekolah adiwiyata yang diterapkan di SMPN 1 Sukosewu bisa segera diikuti oleh sekolah – sekolah lain yang belum menerapkan program ini.
F.       Manfaat Kegiatan :
1.       Siswa dapat belajar menulis jurnalistik dalam rangka publikasi konsep Sekolah Adiwiyata yang dilaksanakan di SMPN 1 Sukosewu lewat Mading Sekolah.
2.       Guru bersama siswa  belajar  meningkatkan pembelajaran  IT melalui   pemanfaatan Internet  utk menuliskan program kerja masing -  masing  Kader ADIWIYATA  dan membantu menyebarluaskan melalui blog sekolah dan media sosial lainnya seperti Facebook.

G.     Waktu dan Tempat Kegiatan :
      Waktu Kegiatan  : Maret – Mei 2018
      Tempat Kegiatan : SMPN 1 Sukosewu
H.      Pelaksanaan Kegiatan
    Koordinator Kader Publikasi :
    Guru                  :     Agus Hariya Saputra,S.Pd,S.Kom  ( Blog & Mading Sekolah)
                                      
    Siswa                :      Tri Rhomadhoni Ulan Suci , Nadia Mila Datul Choiriah , Nila Liani Seftia , M.Ardi Muharrom , Tasyana Aidy Toyibah , Siti Eka Zumortin , Danik Apriliya , Ahmad Riyan S , M.Fazza Difaul Haq , Glaura Cahya Amanda , Efi Tasari , Yongki Adinda Ledis Pratama , Vivie Jesicka Adi Setya , Alwi Nur Fiqih , M.Ivan Efendy

I.        Program Kegiatan
                                                       
No
Nama Program
Waktu Pelaksanaan
1
Membentuk Kelompok Kerja Kader Publikasi
Maret
2
Menyusun Program Kader Publikasi
Maret
3
Pelatihan Pengisian Blog Sekolah
April
4
Mensosialisasikan Pemanfaatan Blog
April
5
Evaluasi Kegiatan
Mei
6
Penyusunan Laporan
Mei

                                               
J.        TUGAS DAN KEWAJIBAN POKJA PUBLIKASI
1.       Mengumpulkan data untuk dipublikasikan
2.      Mempublikasikan hasil kerja masing – masing Pokja / Kader Mading,  dan      media online.
  K. KEGIATAN POKJA
1.    Menggerakkan dan membimbing siswa untuk melaksanakan :
a.       Penulisan pada majalah PLASMA
b.      Penulisan pada media online ( BLOG ADIWIYATA ).
2.    Membantu menangani kesulitan kader dalam penulisan laporan publikasi.
3.    Mengedit  hasil penulisan kader lain.
4.    Membantu cara mempublikasikan.
 


DISUSUN OLEH  : KADER PUBLIKASI PROGRAM ADIWIYATA SMPN 1 SUKOSEWU

Komentar

Postingan populer dari blog ini

COACHING DALAM SUPERVISI AKADEMIK STRATEGI MENGEMBANGKAN POTENSI COACHEE

A. Pemikiran reflektif terkait pengalaman belajar Dalam modul 2.3 ini saya belajar tentang Coaching untuk Supervisi Akademik. Supervisi akademik dilakukan untuk memastikan  pembelajaran yang berpihak pada murid dan untuk m engembang k an kompetensi diri dalam setiap pendidik di sekolah . P emimpin sekolah yang dapat mengidentifikasi kebutuhan pengembangan kompetensi diri dan orang lain dengan menggunakan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan tersebut. P endekatan yang digunakan adalah pendekatan yang diawali dengan paradigma berpikir yang memberdayakan , hal ini mutlak diperlukan agar pengembangan diri dapat berjalan secara berkelanjutan dan terarah. Salah satu pendekatan yang memberdayakan adalah  coaching .   Coaching  didefinisikan sebagai sebuah proses kolaborasi yang berfokus pada solusi, berorientasi pada hasil dan sistematis, dimana  coach  memfasilitasi peningkatan atas performa kerja, pengalaman hidup, pembelajaran diri, dan pertumbuhan pribad...

Dilema Etika, tantangan Pemimpin dalam pengambilan Keputusan yang Berbasis Nilai-nilai Kebajikan

    Sebagai seorang pemimpin tentu selalu dihadapkan pada sebuah keadaan yang harus mengambil keputusan. Dalam pengambilan keputusan pemimpin dapat menggunakan berbagai pertimbangan yang telah dianalisa dampak dan manfaatnya. Filosofi Ki Hajar Dewantara dengan Pratap Triloka dapat digunakan Pemimpin dalam pengambilan Keputusan. Patrap Triloka adalah sebuah konsep pendidikan yang digagas oleh Suwardi Suryaningrat (alias Ki Hadjar Dewantara) selaku pendiri organisasi pergerakan nasional Indonesia yaitu Taman Siswa. Konsep pendidikan ini digagas Suwardi Suryaningrat atas dasar kajiannya terhadap ilmu pendidikan (pedagogi) yang diperoleh dari tokoh pendidikan ternama mancanegara, yaitu Maria Montessori dari Italia dan Rabidranath Tagore dari India. Konsep ini menjadi prinsip dasar para guru dalam melakukan pendidikan di Taman Siswa. Terdapat tiga unsur penting dan terkenal dalam Patrap Triloka, yaitu: (1) Ing ngarsa sung tulada, yang artinya "yang di depan memberi teladan", (2) I...

Koneksi Antar Materi Modul 1.4 Budaya Positif

    Setelah saya mempelajari modul 1.4 tentang budaya positif membuat Saya semakin yakin dan percaya bahwa proses tak kan pernah mengkhianati hasil. Bismillah, dalam berproses memahami, memaknai, menyelesaikan semua materi dan tugas yang menjadi tantangan tersendiri untuk saya membuat saya semakin yakin dan mantap untuk terus menjadi pemelajar sejati, meningkatkan kompetensi diri sebagai pribadi dan pendidik yang dapat berperan dan memberikan kebermanfaatan lebih banyak kepada murid, teman sejawat, orang tua, dan masyarakat.            Saya menjadi lebih percaya diri untuk terus melakukan aksi nyata untuk menyebarkan virus kebajikan, menciptakan budaya positif baik di rumah, di sekolah, dan dimana saja diantaranya: berdoa sebelum melakukan kegiatan, membudayakan 5S (senyum, salam, sapa, sopan dan santun), Membiasakah Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan peduli lingkungan serta alam sekitar, berusaha melaksanakan tugas, kewajiban dan...